Sejarah Kampung Batik Kembang Turi
Perjalanan melestarikan warisan budaya batik tradisional
Lahirnya Batik Kembang Turi sebagai Ikon Wisata Kelurahan Turi
Kampung Batik Kembang Turi lahir sebagai respons terhadap program Pemerintah Kota Blitar, “Masyarakat Berdaya Menuju Kota Pariwisata,” yang mendorong setiap kelurahan memiliki ikon wisata. Berbekal kepiawaian membatik masyarakat lokal yang diperoleh dari pelatihan Asosiasi Batik Asli Blitar sejak 2013, Kelurahan Turi memilih untuk menjadikan Batik Kembang Turi sebagai identitas wisatanya.


Filosofi Nama Batik Kembang Turi
Nama dan motif utama “Batik Kembang Turi” diambil dari nama Kelurahan Turi, yang diyakini dulunya banyak ditumbuhi pohon turi. Bunga turi yang berwarna-warni dan mampu berkembang di mana saja menjadi inspirasi utama motif, sekaligus melandasi filosofi bahwa batik ini diharapkan mampu bertahan dalam segala keadaan dan memancarkan kebaikan.
Dari Pelatihan Menjadi Wisata Edukatif
Kampung Wisata Batik Kembang Turi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pameran dan pemasaran produk, tetapi bertransformasi menjadi wisata edukatif. Pengunjung bisa juga untuk belajar langsung mengenai seluruh proses membatik, dari awal hingga menghasilkan karya seni batik bernilai tinggi.

Nilai-Nilai Kami
Kecintaan pada Budaya
Melestarikan warisan Budaya Batik untuk generasi mendatang
Komunitas Kuat
Memberdayakan Masyarakat lokal melalui kerajinan batik
Kualitas Terbaik
Menghasilkan batik berkualitas tinggi dengan detail sempurna
Mewariskan Budaya
Mewariskan teknik batik dari generasi ke generasi
Destinasi wisata edukasi batik tradisional dan produk batik berkualitas
Jam Operasional
Senin – Sabtu
09.00 – 16.00 WIB
