
Batik Kembang Turi Kota Blitar tahun ini mendapatkan bantuan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Bantuan itu diberikan untuk meningkatkan kualitas produksi Batik Kembang Turi.
Ketua Gallery Batik Kembang Turi, Parianto menjelaskan, untuk memperoleh bantuan dana ini pihaknya terlebih dahulu mengirimkan proposal. Dengan melibatkan tim dari Universitas Islam Balitar (Unisba), Batik Kembang Turi berhasil terpilih untuk mendapat bantuan dari Kemendikbudristek. Menurutnya bantuan yang diterima senilai Rp. 55 juta ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi Batik Kembang Turi. Satu diantaranya dengan menggelar pelatihan dan studi batik ke lokasi lain.
“Alhamdulillah kita kemarin dibantu sama Unisba untuk menyusun proposal permintaan bantuan dan kita berhasil dapat Rp. 55 juta tahun ini,” jelas Parianto.
Beberapa lokasi yang akan dikunjungi untuk studi batik diantaranya, Jombang dan Kulonprogo Jawa Tengah. Namun karena bantuan yang diterima terbatas, saat ini Parianto masih mensurvei lokasi mana yang tepat untuk pelatihan dan studi batik.
“Kemarin kita sudah merencanakan studi batik ke Jombang dan Kulonprogo, tapi karena bantuan yang kita dapat terbatas ya kita belum tau nanti kemana yang jelas untuk peningkatan study batik.” tandasnya.
Lebih lanjut Parianto mengaku juga mengusulkan bantuan untuk periode tahun 2023. Dalam proposal itu, Batik Kembang Turi mengusulkan mesin batik tulis ke Kemendikbudristek RI.


